iNews Padang – Ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan sepanjang sekitar 150 meter di kawasan Malalak terus dikebut proses penanganannya oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat. Perbaikan dilakukan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali berjalan lancar.
Kerusakan jalan tersebut sebelumnya menyebabkan gangguan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Agam, terutama bagi kendaraan yang melintas di jalur penghubung antarwilayah.
Penanganan Darurat Terus Dilakukan
Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat menyatakan bahwa penanganan darurat telah dilakukan untuk memastikan kendaraan masih dapat melintas dengan aman di lokasi yang terdampak.
Tim teknis di lapangan bekerja memperkuat badan jalan serta melakukan berbagai langkah pengamanan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Baca juga: BPJN Pastikan Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam saat Libur Lebaran
Perbaikan Permanen Ditargetkan Desember 2026
Untuk solusi jangka panjang, pemerintah merencanakan pembangunan perbaikan permanen di titik jalan yang putus tersebut. Proyek tersebut ditargetkan dapat rampung pada Desember 2026.
Perbaikan permanen akan mencakup penguatan struktur jalan serta penataan sistem drainase agar lebih tahan terhadap kondisi cuaca maupun potensi bencana di kawasan tersebut.
Jalur Penting Penghubung Wilayah
Ruas jalan di kawasan Malalak merupakan jalur penting yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Karena itu, perbaikan jalan menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu.
Imbauan untuk Pengendara
Selama proses perbaikan berlangsung, para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area tersebut. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang oleh petugas di lapangan.
Dengan percepatan penanganan yang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, diharapkan kondisi jalan di kawasan tersebut dapat segera pulih dan kembali memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.






