iNews Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan industri lokal dalam setiap proyek pembangunan di daerah. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Menurutnya, keterlibatan industri lokal menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Optimalkan Potensi Daerah
Mahyeldi menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, manufaktur, hingga usaha kecil dan menengah. Dengan memanfaatkan potensi tersebut, proyek-proyek pembangunan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat setempat.
Langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar.

Baca juga: Zero Accident, KAI Divre II Sumbar Sukses Tutup Posko Angkutan Lebaran 2026
Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
Prioritas terhadap industri lokal diyakini dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah. Dengan lebih banyak proyek yang melibatkan pelaku usaha lokal, peluang kerja bagi masyarakat akan semakin terbuka.
Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
Perkuat Ekosistem Usaha Lokal
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga berupaya memperkuat ekosistem usaha lokal melalui berbagai kebijakan pendukung, seperti kemudahan perizinan dan akses permodalan. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan industri.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Harapan Ekonomi Daerah Semakin Tumbuh
Dengan kebijakan ini, Mahyeldi optimistis ekonomi daerah akan semakin tumbuh dan berkembang. Pemberdayaan industri lokal tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi pembangunan yang berfokus pada potensi dan kekuatan lokal.






